SEbuah Catatan

Hari masih terasa cerah, udara dibawah kaki gunung Slamet, masih sangat segar dan nyaman. walau aku tahu ini tak senyaman realita yang sedang berkecamuk dalam jiwaku. Mungkin ini bukan sesuatu yang penting untuk disharekan, hanya saja ini adalah sebuah catatan pribadi yang bagiku ini sangat perlu untuk aku tuangkan dalam sebuah catatan, agar tak menjadi penyakit yang berkarat.

Pada saat menulis ini, pikiranku bergejolak tak karuan, berbagai berita seputar kekerasan yang tak berdasar masih saja berkecamuk diotakku. ya ini memang bukan urusanku, bukan juga masalahku. akan tetapi fenomenanya begitu berkecamuk dan mengguncang jiwaku selayaknya sebagai manusia.

Terhangat aku dengar adalah sebuah kekerasan antar pelajar di jakarta, yang menimbulkan korban, entah atas dasar dan landasan apa kekerasan itu dilakukan. ironis sekali, generasi penerus yang seharusnya menjadi contoh malah membuat aksi yang tak selayaknya dilakukan.

Lalu gegerlah, dunia pendidikan kembali tercoreng uuntuk yang ke sekian kalinya, mungkin lebih dari seribu kali. berbagai wacana muncul, menyalahkan ini dan itu,begini dan begitu para ahli berbicara. tapi sayang hanya sebatas ungkapan. implementasinya nol besar. bagaimana tidak, sebab kekerasan antar pelajar,muncul,muncul dan muncul lagi.

Di sisi lain, sebagai seorang yang hidup di dunia pendidikan, seubuah lembaga pencetak generasi penerus bangsa. masa depan bangsa, eh sayang seribu kali sayang, banyak hal janggal dan tak sepatutnya dilakukan dalam sistem pendidikan kita.

Ah Muak rasanya meneruskan tulisan ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s